Minggu, 07 Juli 2013

Guru Adalah

Guru menurut Ki Hajar Dewantara,  
Bagi Ki Hajar Dewantara, para guru hendaknya menjadi pribadi yang bermutu dalam kepribadian dan kerohanian, baru kemudian menyediakan diri untuk menjadi pahlawan dan juga menyiapkan para peserta didik untuk menjadi pembela nusa dan bangsa.
3 Asas Ki Hajar Dewantara jika di implementasikan dalam Dunia Pendidikan dapat diartikan Sebagai Berikut:
  1. Ing Ngarso Sung Tulodo: Di depan seorang Guru harus dapat memberikan contoh atau Teladan yang baik kepada siswa-siswinya.
  2. Ing Madya Mangun Karso: Di Tengah atau bersama-sama dengan Siswa, Seorang guru diharapkan dapat aktif bekerjasama dengan Siswa dalam Usaha mencapai tujuan pendidikan.
  3. Tut Wuri Handayani: Di Belakang, Seorang Guru harus mampu mengarahkan dan Memotivasi peserta Didik agar dapat mencapai hasil belajar yang optimal.
Guru menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)
Guru adalah : "orang yg pekerjaannya (mata pencahariannya, profesinya) mengajar"

Guru menurut A. Malik Fajar 1998
Guru merupakan sosok yang mengemban tugas mengajar, mendidik dan membimbing.



Guru menurut Moh. Uzer Usman 1998
Guru adalah jabatan atau profesi yang memerlukan keahlian khusus sebagai guru. Pekerjaan ini bisa dilakukan oleh orang yang tidak memiliki keahlian untuk melakukan kegiatan atau pekerjaan sebagai guru. Untuk menjadi guru diperlukan syarat-syarat tertentu, apalagi sebagai guru yang profesional yang harus menguasai betul seluk-beluk pendidikan dan pengajaran dengan berbagai ilmu pengetahuan lainnya yang perlu dibina dan dikembangkan melalui masa pendidikan tertentu atau pendidikan pra-jabatan


Guru menurut Undang-undang RI Nomer 14 tahun 2005, bab I, pasal 1, ayat, 1
Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah

Guru menurut Noor Jamaluddin (1978:1)
 menurut Noor Jamaluddin (1978: 1)
 menurut Noor Jamaluddin (1978: 1)
 menurut Noor Jamaluddin (1978: 1)
 menurut Noor Jamaluddin (1978: 1)
Guru adalah pendidik, yaitu orang dewasa yang bertanggung jawab memberi bimbingan atau bantuan kepada anak didik dalam perkembangan jasmani dan rohaninya agar mencapai kedewasaannya, mampu berdiri sendiri dapat melaksanakan tugasnya sebagai makhluk Allah khalifah di muka bumi, sebagai makhluk sosial dan individu yang sanggup berdiri sendiri.

Guru menurut Peraturan Pemerintah
Guru adalah jabatan fungsional, yaitu kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak seorang PNS dalam suatu organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan keahlian atau keterampilan tertentu serta bersifat mandiri.

Guru menurut Keputusan Men.Pan
Guru adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, wewenang dan tanggung jawab oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan pendidikan di sekolah.

Arti penting seorang guru menurut ilmuwan dan para ahli 

Horace Mann pernah berkata, "Seorang guru yang mencoba mengajar siswanya tanpa memberikan inspirasi agar mereka memiliki hasrat untuk belajar, adalah seolah memalu besi yang sudah dingin." 
Pepatah Cina mengatakan, "Berikan saya seekor ikan agar saya bisa makan hari ini. Ajarkan saya memancing ikan, agar saya bisa makan setiap hari." 
Josef Albers berkata, "Pengajaran yang baik itu hakikatnya adalah memberikan pertanyaan yang benar lebih daripada memberikan jawaban yang benar." 
Ken Blanchard pernah berkata, "Peranmu sebagai pemimpin itu jauh lebih penting dari apa yang kau bayangkan. Kau (guru) memiliki kekuasaan untuk membantu orang menjadi sang juara."
Confucious pernah berkata, "Setiap kebenaran memiliki 4 sudut; sebagai seorang guru, saya memberimu 1 sudut, dan 3 sudut lainnya kau cari sendiri." 
Maria Montessori berkata, "Tanda terbesar kesuksesan seorang guru adalah ia bisa mengatakan, 'Anak-anak sekarang bisa bekerja sendiri seolah-olah saya sudah tidak ada.' "
 Seseorang pernah berkata lantang, "Guru yang baik tidak pernah bilang muridnya bodoh; tapi guru yang baik selalu bilang, 'Muridku belum bisa'". 
Aristoteles berkata, "Orang yang mendidik anak-anak itu lebih dihormati daripada orangtua; jika orang tua hanya memberikan nafkah hidup, maka pendidik memberikan seni kehidupan dengan baik." 
Pepatah Latin mengatakan, "Dengan belajar kau bisa mengajar, dengan mengajar kau bisa paham." 
Horace pernah berkata, "Apapun yang ingin kau ajarkan, jelaskan dengan jelas." 
Josep Joubert pernah berkata, "Mengajar itu bermakna belajar lebih dari dua kali." 
Bill Gates, Pemilik Microsoft, pernah berkata, "Teknologi hanya sebuah alat. Dalam hal membuat siswa bekerja sama dan menjadikan mereka termotivasi, gurulah yang paling utama."
John Steinback berkata, "Saya percaya bahwa guru terhebat adalah seniman terhebat dan saya percaya hanya sedikit sekali seniman yang hebat. Mengajar mungkin adalah seni terhebat karena medianya adalah jiwa dan akal manusian." 
Henny Youngman berkata, "Orang yang belajar sendiri biasanya memiliki guru dan siswa yang buruk." 
Bodhidharma pernah berkata, "Hanya satu di antara seribu orang yang bisa sukses tanpa bantuan guru." 
William Glasser berkata, "Kita bisa mengajar banyak hal; tapi jika seorang guru tidak bisa berbicara kepada sekumpulan siswa yang enak diajak bicara, ia tidak akan pernah menjadi guru yang kompeten." 
Elbert Hubbard pernah berkata, "Tujuan mengajar adalah agar siswa bisa terus berkarya tanpa seorang guru.


 Sumber:
http://manubanat-kudus.sch.id 
http://nufikhaashari.blogdetik.com 
http://kbbi.web.id
http://www.ppimaroko.org
http://bayuzu.blogspot.com
http://enisuryanitas3.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar